Tua-Tua Keladi, Ini Rahasia Ronaldo Tetap Moncer di Usia Senja

37

Sebuah analisis dibuat oleh Ryan Giggs mengenai performa Cristiano Ronaldo. Giggs menilai sang striker memiliki catatan statistik yang luar biasa meski sudah tidak muda lagi karena ia secara efektif mengubah gaya permainannya. Dalam satu dekade terakhir, Ronaldo dinilai menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Ia kerap mengancam melalui kecepatan dan juga ketajamannya saat beroperasi di sektor sayap tim yang ia bela.
Namun beberapa tahun terakhir, Ronaldo terlihat mulai mengubah posisinya. Ia lebih banyak memposisikan diri sebagai penyerang tengah, di mana ia tetap produktif mencetak gol di posisi itu.


Giggs menilai perubahan posisi itulah yang membuat mantan rekan setimnya itu tetap moncer di usia senja. “Permainannya sudah berevolusi, dari pemain sayap yang membuat bek lawan frustrasi menjadi seorang penyerang tengah yang efektif,” beber Giggs kepada beIN Sport. Giggs menilai bahwa beberapa tahun terakhir, Ronaldo tidak bergerak seagresif biasanya. Ia menyebut sang pemain lebih memilih menunggu pasokan bola di depan ketimbang berlari dari belakang ke depan seperti di masa mudanya. “Saya melihatnya bermain secara langsung beberapa tahun yang lalu di Final Liga Champions. Pada saat itu pertandingan antara Real Madrid menghadapi Juventus.”


“Saya memang sudah lama tidak melihatnya secara langsung, namun pada saat itu ia jarang terlibat dalam proses membangun serangan. Namun ketika bola berada di kotak penalti, pergerakannya menjadi lebih hidup.” Giggs juga percaya bahwa Ronaldo merupakan salah satu dari sedikit pemain yang memiliki kemampuan yang komplit. Untuk itu ia tidak sungkan memuji pesepakbola 34 tahun itu sebagai salah satu yang terhebat di sepanjang sejarah.

“Dia bisa merebut bola, ia berlari dengan cepat dan ia mampu menyelesaikan semua peluang dengan baik. Ia bisa membuat gol dari kaki kanan, kaki kiri, sundulan, tap-in, penalti, dan juga tendangan bebas.”

Related image
Karier Cristiano Ronaldo masih moncer. Ronaldo alias CR7 tak menunjukkan tanda-tanda bakal meredup. Berselang 68 hari setelah ulang tahun ke-33, Ronaldo membuat gol salto ke gawang Juventus dan memecahkan banyak rekor di Liga Champions. Ketika banyak pemain seumuran mulai menyingkir dari panggung sepak bola dunia, Ronaldo masih tetap ampuh, konsisten, keren, nyaris tanpa cacat, menyita banyak atensi, dan tentu saja galib. Jadi apa sebenarnya rahasia pria ini, atlet yang dinilai tak diberkati talenta alami, tetapi dengan gampang memecahkan rekor demi rekor?  “Dia selalu melakukan itu secara konsisten setiap tahun dan saya rasa ia layak disebut menjadi salah satu pemain terbaik dunia sepanjang masa.” ia menambahkan.